Minggu, 15 Februari 2009
Jumat, 23 Januari 2009
MotoGP Sepang 2008: Dani Pedrosa Bukan Lawan Sepadan Valentino Rossi

Berbeda dari balapan di Motegi, balapan di Sepang siang tadi berlangsung kurang menarik. Tidak ada aksi perebutan posisi yang bergantian. Begitu balapan dimulai, Pedrosa langsung memimpin di depan. Rossi sendiri sempat mundur ke posisi ketiga. Posisi kedua diduduki Dovizioso. Akan tetapi, hal tersebut tidak berlangsung lama. Putaran kedua Rossi sudah berada di posisi kedua.
Balapan terlalu mudah bagi Rossi. Bisa saja Rossi langsung mengambil alih posisi terdepan dari Pedrosa. Akan tetapi, Rossi yang mengkombinasilan balapan dan hiburan tentu tidak ingin menyajikan balapan yang hambar. Karenanya, Rossi hanya menempel ketat Pedrosa. Tidak mendahuluinya dan tidak melepaskannya.
Pada putaran kesebelas barulah Rossi mengambil alih posisi pimpinan balapan. Sudah cukup waktu bermain-main dan menghibur Dani Pedrosa. Kini saatnya menunjukkan bahwa Pedrosa bukan lawan beratnya. Tentu kita masih ingat pada balapan di Sydney awal Oktober lalu di mana Rossi yang start dari urutan ke-12 berhasil finish pada urutan kedua.
Dani Pedrosa bukan lawan sepadan Rossi. Hal tersebut terbukti dengan jarak 4 detik yang tercipta setelah Rossi mengambil alih posisi pertama dari Pedrosa.
Pertarungan tidak terjadi antara Rossi dengan Pedrosa. Justru, Dovizioso dan Hayden yang bertarung memperebutkan posisi ketiga. Hayden dan Dovizioso sempat berebut posisi. Namun, pada akhirnya Dovizioso yang berjuang keras berhasil merebut podium pertamanya.
Podium MotoGP Sepang 2008:
1. Valentino Rossi
2. Dani Pedrosa
3. Dovizioso
CHRIS JOHN PERTAHANKAN GELAR

Tokyo, BOLASportsLine/ap Petinju kebanggaan Indonesia, Chris John sukses mempertahankan gelar juara dunia bulu versi WBA. Dalam laga pertarungan wajib melawan petinju Jepang, Hiroyuki Enoki di Korakuen Hall, Tokyo, Jepang, Jumat (24/10), Chris John tampil perkasa selama 12 ronde untuk mematahkan harapan petinju andalan tuan rumah itu.
Dalam pertarungan yang berlangsung 12 ronde itu. Chris John langsung tampil menekan sejak ronde pertama. Kombinasi pukulan petinju berusia 29 tahun membuat Enoki sulit mengembangkan permainan terbaiknya.
Meski telihat sangat agresif disaat membangun serangan, Chris juga sangat waspada dengan gempuran Enoki. Sepanjang laga, Chris selalu fokus dalam membangun pertahanan. Saat memasuki ronde ketiga, bagian bawah mata Enoki telah terlibat bengkak akibat pukulan Chris.
Meskipun telah mengalami pendarahan. Enoki yang mendapat dukungan penuh dari ribuan penonton yang hadir tetap bersemangat ungtuk menekan Chris. Namun, hingga akhir pertandingan kedua petinju itu tidak saling menjatuhkan.
Hingga akhir pertandingan. Wasit memutuskan kemenangan pada Chris. Keberhasilan itu semakin memperpanjang rekor juara WBA untuk kesepuluh kalinya. Petinju dengan julukan The Dragon tersebut harus naik kelas atau dia wajib melakoni laga unifikasi untuk menyatukan gelar kelas bulu versi WBC dan IBF.
PARKER CEMERLANG, DUNCAN BURUK

BOLASportsLine/ap Penampilan bertolak belakang ditunjukan dua bintang San Antonio Spurs, Tony Parker dan Tim Duncan saat menumbangkan Los Angeles Clippers 106-84 di AT&T Center, Kamis (8/1). Parker tampil gemilang sebagai pencetak angka tertinggi sedangkan Duncan bermain buruk.
Dalam waktu hampir 30 menit dilapangan. Parker mampu mencetak 19 poin. Penampilan dibawah performa terbaik justru diperlihatkan Duncan dengan hanya mencetak delapan poin dalam waktu 31 menit. Sementara Roger Merson mencetak 18 poin serta Michael Finley menyumbangkan 15 poin.
Eric Gordon dan Al Thornton menjadi pencetak angkat tertinggi bagi Clippers. Keduanya masing-masing mencetak 21 poin sedangkan Mardy Collins mencetak 16.
Start Buruk
Menjamu Clippers dihadapan sekitar 17 ribu penonton. Spurs memulai pertandingan dengan sangat buruk. Pada kuarter pertama, Clippers langsung tampil menekan sehingga unggul 22-16 di akhir kuarter perta ma. Pada perempat kedua, Spurs perlahan menemukan skema permainan mulai bangkit. Pada penutupan babak pertama, Spurs berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 43-44.
Puncak penampilan tuan rumah terjadi pada kuarter ketiga. Spurs akhirnya berbalik memimpin dengan menambah 32 poin sedangkan Clippers hanya mencetak 25 poin. Hingga akhir laga Spurs memastikan kemenangan dengan keunggulan 22 poin atas Clippers.
"Sepanjang pertandingan defense kami sangat bagus. Begitu juga dengan offense," puji Gregg Popovich, arsitek Spurs pada AP.
Kemenangan ini merupakan yang ketiga berturut-turut bagi Spurs. Dengan rekor 24-11, maka Spurs memimpin klasemen wilayah Barat Daya dan unggul 1,5 gim atas New Orleans yang berada urutan kedua. Sementara itu kekalahan ini merupakan kesembilan secara beruntun yang diderita Clippers.
Pada pertandingan lainnya, tuan rumah Dallas Mavericks unggul tipis 99-94 atas New York Knicks.
Langganan:
Postingan (Atom)